Site Loader

Battle Royale jadi jenis yang telah kenal kembali di seluruh kelompok. Jenis yang ada di beberapa jenis basis ini masih booming hingga saat ini. Ditambah lagi, jenis itu memiliki kekhasan serta kesusahan sendiri.

Serta kekeliruan-kesalahan itu kemungkinan masih tetap dikerjakan oleh kita. Mari kita lihat apa saja kesalahan yang sering menghadangimu memperoleh kemenangan ketika bermain game apex legends :

Terlalu Agresif Dan Egois

Banyak style permainan tiap player dalam Apex Legends. Dimulai dari manfaatkan kekuatan semasing legend, menyerbu secara agresif, mengurangi armor lawan dari jauh selanjutnya memadukannya dalam jarak dekat, pasif berada di satu tempat, sampai agresif. Tetapi, banyak player baru yang memandang game ini lebih kurang sama dengan CSGO atau Call of Duty, memikir jika saat kamu maju sendirian, karena itu kamu dapat seperti rambo yang sanggup melumat seluruh lawan tiada permasalahan.

Respawn Pertunjukan membuat Apex Legends dengan feature squad 3 orang pada sebuah team bukan tiada fakta. Ini sebab mereka pengin satu team sama-sama menolong keduanya waktu pertarungan.

Player yang begitu agresif serta egois seakan pengin jadi super hero banyak kill adalah rekanan satu team yang paling menyusahkan (I’m watching you Wraith mains).

Ditambah saat dia kritis serta mati dia langsung rage quit serta berserah demikian saja tiada memercayai rekanan satu teamnya. Bila kamu mendapatinya, block saja player seperti gini.

Tidak, kamu tidak dapat bertahan seorang diri tiada manfaatkan kondisi serta peluang yang ada. Oleh karena itu, banyak team di Apex Legends yang akan jadikanmu bulan-bulanan mereka saat kamu tengah maju sendirian. Terlebih bila ada dua atau tiga squad dalam pertarungan. Yakinlah dengan rekanan satu team serta prioritaskan kerja sama dibandingkan egois maju sendirian.

Terlalu Takut Maju Ketika Ada Kesempatan

Ini ialah kekeliruan penting dalam seluruh game multiplayer shooter, yaitu takut maju saat ada peluang. Point ini saya bikin saat saya menyaksikan sendiri rekan saya yang barusan mainkan Apex Legends tetapi masih takut untuk maju, bahkan juga saat lawan sudah break shield berulang-kali waktu pertarungan seru.

Ketakutan ini akan memberi peluang lawan untuk kabur atau malah putar balik untuk kerjakan flanking untuk timmu. Jadikan pertarungan di mana kamu yang awalnya mempunyai keunggulan jadi kembali arah.

Jadi, yakinkan kamu berani untuk maju serta habisi seluruh lawan waktu peluang itu ada.

Khususnya saat kamu dengar jika 2 orang dari team lawan sudah break shield, sebab dengan demikian player akan gampang dihabisi.

Kunci dari game multiplayer shooter kecuali ingat map ialah tidak takut maju/mati serta belajar pada kekeliruan saat mati. Berikan ini untuk pikiranmu, karena itu kamu kurang lebih bisa nikmati akar dari tiap game shooter yang dikeluarkan atau akan dikeluarkan ke pasaran. Saya individu akan kesal saat player lain dalam team tidak menyaksikan peluang itu serta menyelesaikannya.

Berusaha Untuk Revive Tim Saat Sedang Clash

Seperti umumnya game battle royale yang lain, Apex Legends mempunyai feature yang memungkinkannya pemain untuk menghidupkan kembali lagi pemain yang tengah knock out.

Revive rekanan team benar-benar sangat menolong squad, sebab semakin lebih gampang untuk memenangi laga dengan 3 pemain dibanding dengan 2 atau sendirian saja.

Ada saat yang diberi untuk tiap pemain yang knock out sebelumnya terakhir mereka betul-betul mati serta harus diundang melalui respawn beacon.

Jangan sampai tergesa-gesa untuk me-revive rekanan team saat pada keadaan baku tembak dengan lawan, sebab keadaan revive adalah waktu yang tenggang untuk pemain.

Itu beberapa kekeliruan umum yang dikerjakan oleh player baru Apex Legends. Apa kamu masih kerap melakukan? Atau kamu mendapati kekeliruan lain serta panduan menjadi jalan keluarnya?

Post Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *